Considerations To Know About Mengapa Donasi itu Penting
Orang-orang yang bersedekah merupakan orang yang masuk ke dalam golongan yang akan mendapatkan naungan di hari akhir. Maksud dari pernyataan ini adalah ketika hari akhir datang dan tidak ada yang bisa melindungi dari panasnya matahari, orang yang melakukan sedekah dengan ikhlas sepanjang hidupnya akan berada di bawah naungan yang menyejukkan.
Namun, dalam prakteknya, banyak orang masih enggan untuk membiasakan diri gemar bersedekah karena berbagai alasan, seperti anggapan bahwa mereka sendiri tidak memiliki cukup untuk dibagi, atau karena terjebak dalam sikap egois dan materialistik. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan adanya pendidikan dan kesadaran yang lebih luas tentang pentingnya bersedekah dan manfaat yang terkait dengannya.
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلَّا مَلَكَانِ يَنْزِلَانِ فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا وَيَقُولُ الْآخَرُ اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا
Bersedekah dalam keadaan yang sempit dan susah bukanlah suatu hal yang mudah dilakukan. Namun, dibalik semua itu akan ada balasan pahala berlimpah yang diberikan oleh Allah SWT. Jadi hanya orang-orang yang bertaqwalah yang mampu bertahan untuk menjalaninya.
Sedekah adalah perbuatan mulia yang telah diajarkan oleh agama dan budaya kita sejak website lama. Namun, dalam kehidupan yang serba sibuk dan dunia yang semakin materialistis, seringkali kita lupa akan keberadaan nilai-nilai luhur tersebut. Oleh karena itu, mari kita kulik mengapa kita harus membiasakan gemar bersedekah.
Sedekah jariyah bahkan dijanjikan pahala yang mengalir terus walau si pemberi sedekah sudah meninggal dunia. Dalilnya adalah hadis dari Abu Hurairah:
Artinya: "Apabila puasa tersebut sunnah maka tidak disyaratkan untuk niat di malam hari bahkan niat puasa tetap sah ketika dilakukan sebelum bergesernya matahari atau waktu istiwa dengan syarat belum melakukan perkara yang membatalkan puasa.
Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam pernah berpesan mengenai hal tersebut dalam sebuah hadits. Beliau bersabda, "Bersegeralah bersedekah, sebab bala bencana tidak pernah bisa mendahului sedekah.
اَلَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ اَمْوَالَهُمْ بِالَّيْلِ وَالنَّهَارِ سِرًّا وَّعَلَانِيَةً فَلَهُمْ اَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْۚ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُوْنَ
Setelah mengajar selama 31 tahun, Asniati ingin menikmati masa pensiun bersama anak dan cucunya, serta membuka warung dan berjualan di rumah.
Ilustrasi, foto: unsplash Ketika sudah berada dalam kubur dan menunggu hari kiamat datang, terdapat pertanyaan perihal duniawi yang harus kamu pertanggungjawabkan.
Mengapa Allah dan Rasulullah memerintahkan umatnya untuk bersedekah? Sebab, di dalam sedekah itu tertanam berlipat-lipat pahala. Allah memberikan ganjaran dan menyayangi umatnya yang peduli terhadap sesama.
Setiap tindakan kebaikan yang kita lakukan membawa kebahagiaan tersendiri. Senyuman dan terima kasih dari mereka yang kita bantu, menitikkan embun kebahagiaan di hati kita. Sesederhana menolong sesama, kita bisa menjadi sumber keceriaan bagi orang lain.
Awalnya mungkin kita akan termotivasi untuk bersedekah bersama teman-teman, sehingga lama kelamaan kita terbiasa untuk melakukannya sendiri.